Ponorogo, 19 Januari 2026 – MAN 2 Ponorogo menyelenggarakan kegiatan tahunan bertajuk Mandapo Campus Wave 2026 pada Senin pagi (19/1/2026) di Gedung Olahraga (GOR) MAN 2 Ponorogo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI dan XII dengan tujuan memberikan gambaran nyata mengenai dunia perkuliahan serta pilihan pendidikan tinggi.
Sejak pagi hari, seluruh siswa telah dikumpulkan di GOR untuk mengikuti rangkaian acara. Kegiatan dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang berlangsung dengan khidmat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan parade singkat universitas, di mana setiap perguruan tinggi yang hadir mengirimkan satu hingga dua perwakilan untuk maju ke atas panggung secara bergantian. Setelah seluruh perwakilan universitas berkumpul di atas panggung, salah satu alumni MAN 2 Ponorogo memimpin jargon Mandapo Campus Wave 2026 yang disambut antusias oleh para siswa.
Selanjutnya, Kepala MAN 2 Ponorogo, Agung Drajatmono, M.Pd., menyampaikan sambutan. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan siswa dalam merencanakan masa depan serta keberanian untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Rangkaian acara resmi kemudian ditutup dengan doa bersama.
Usai doa, para guru meninggalkan lokasi acara dan suasana GOR semakin semarak dengan dimulainya parade besar alumni universitas negeri. Satu per satu alumni maju ke atas panggung sesuai universitas masing-masing. Alumni dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), misalnya, tampil dengan atribut khas engineer boy dan berjalan ke arah panggung sembari menyebarkan permen kepada siswa yang menyaksikan di sisi kanan dan kiri. Aksi tersebut disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah.
Setelah seluruh alumni universitas negeri berkumpul di atas panggung, mereka menyapa siswa MAN 2 Ponorogo dan mengajak meneriakkan jargon khas universitas masing-masing, menciptakan suasana yang penuh semangat dan motivasi.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan talkshow singkat yang menghadirkan empat alumni inspiratif, yaitu Sindhu Kenzo dari Universitas Brawijaya, Aberald Rasyad dari China University of Mining and Technology, Zalfa ‘Alya dari Institut Teknologi Sepuluh November, serta Muhammad Rayhan Nabiha dari Universitas Diponegoro.
Dalam sesi talkshow, para alumni berbagi pengalaman seputar kehidupan perkuliahan, memberikan gambaran dunia kampus, serta menjawab berbagai pertanyaan dari siswa. Salah satu alumni, Aberald Rasyad, mengungkapkan informasi penting terkait persyaratan studi di luar negeri.
“Ternyata untuk mendaftar di universitas saya tidak selalu memerlukan sertifikat IELTS atau TOEFL. Cukup menggunakan sertifikat Duolingo English Test, peluang untuk diterima tetap terbuka,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menarik perhatian siswa dan membuka wawasan baru bahwa akses pendidikan internasional dapat diraih dengan persiapan yang lebih fleksibel.
Setelah sesi talkshow berakhir, para siswa diarahkan keluar dari GOR dan dipersilakan mengunjungi stand-stand universitas yang berjajar mulai dari depan GOR hingga area lapangan basket. Dengan rasa ingin tahu yang tinggi dan semangat yang menggebu, siswa tampak antusias menyerbu setiap stand untuk menggali informasi mengenai jurusan, jalur masuk, dan kehidupan kampus.
Melalui kegiatan Mandapo Campus Wave 2026, MAN 2 Ponorogo berharap para siswa semakin termotivasi, memiliki wawasan luas, serta mampu menentukan pilihan pendidikan tinggi secara matang demi masa depan yang lebih cerah.



Reporter
Hasna Fadhila Ramadhani Xl-8
Nabila Saniyya Aziza Xl-8
Fadhilatunnisa’ Alya Xl-5
Aza Khuzainur Rahmah Xl-12
Discover more from MAN 2 Ponorogo
Subscribe to get the latest posts sent to your email.




